MEDIA INFORMASI TPP KECAMATAN UBUD.

Thursday, 26 March 2026

Rakor TPP Kabupaten Gianyar

 Rapat Koordinasi Tenaga Pendamping Profesional Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (TPP P3MD) Kabupaten Gianyar bulan Maret menjadi agenda evaluasi program, namun juga diisi dengan pengenalan potens


i wisata lokal, salah satunya wisata tubing yang berlokasi di kawasan Tukad Pakerisan, Desa Petak Kaja. Adapun peserta dari unsur TAPM Provinsi Bali, TAPM Kabupaten Gianyar, Pendamping Desa Kecamatan, Pendamping Lokal Desa, Perangkat Desa Petak Kaja dan Pengelola Bumdesa 

Dalam pengembangannya, pengelolaan kawasan wisata ini sementara masih didukung oleh pembiayaan dari desa melalui APBDes. Rencananya, pengelolaan akan terus ditata secara bertahap, termasuk dalam aspek operasional dan penjadwalan kegiatan ke depan.

Melalui kegiatan ini Perbekel Petak Kaja mengharapkan para peserta rapat tidak hanya memperoleh hasil koordinasi yang optimal, tetapi juga semakin mengenal serta mendorong pengembangan potensi wisata lokal yang berbasis sejarah dan kearifan budaya di Kabupaten Gianyar.

Materi dari TA PIC BUMDESA terkait lapoan kegiatan pendampingan dan pemeringkatan Bumdesa

Landasan hukum yaitu Permendesa PDTT Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pendaftaran, pendataan, dan pemeringkatan, pembinaan dan penngembangan dan pengadaan barang dan atau jasa Badan Usaha Milik Desa/Badan Usaha Milik Desa Bersama dan Kepmendes PDTT No 145 Tahun 2022 tentang Formula Pemeringkatan Badan Usaha Milik esa (BUMDesa) dan BUMDesa Bersama. Agenda kegiatan Rapat Koordinasi bertujuan agar TPP dapat melakukan pendampingan, pengisian kuesioner, serta verifikasi data Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sesuai dengan panduan teknis terbaru yang ditetapkan oleh Kementerian Desa. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses pemeringkatan BUMDes tahun berjalan.Berbeda dengan tahun sebelumnya, pendekatan yang digunakan saat ini lebih menekankan aspek kualitatif dibandingkan kuantitatif, serta adanya perubahan pada aplikasi dan lampiran yang digunakan.

Adapun pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan ini adalah:

Kementerian Desa sebagai pelaksana utama dan validator akhir

Dinas PMD sebagai verifikator tahap kedua

Pendamping Desa (PD) sebagai fasilitator dan verifikator tahap pertama

Pengurus BUMDes*sebagai pelaksana utama pengisian data dan kegiatan di lapangan

Untuk Alur Verifikasi Data sebagai berikut

Proses verifikasi dilakukan melalui beberapa tahapan berikut:

1. BUMDes melakukan pengisian data dan kuesioner

2. Pendamping Desa (PD melakukan verifikasi tahap pertama

3. Dinas PMD melakukan verifikasi tahap kedua

4. Data dikirim ke Kementerian Desa untuk validasi akhir

Thursday, 23 October 2025

Peningkatan Kapasitas Tentang Keuangan Desa Kedewatan

 Peningkatan kapasitas tentang keuangan Desa Kedewatan


Peningkatan kapasitas keuangan desa merupakan upaya penting untuk meningkatkan pengelolaan keuangan desa yang transparan dan akuntabel.
Pemerintah desa perlu meningkatan kapasitas aparatur desa dalam mengelola keuangan desa,termasuk penyusunan anggaran,pelaksanaan,penatausahaan,pelaporan,dan pertanggungjawaban.

Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan untuk meningkatakan kapasitas desa antara lain:
 Pelatihan pengelolaan keuangan desa
 Penyusunan rencana pembangunan desa
 Pelatihan peningkatan partisipasi masyarakat
 Pelatihan pengetahuan dan keterampilan administrasi desa
Dengan meningkatakan kapasitas aparatur desa dalam mengelola keuangan desa,diharapkan desa dapat lebih mandiri dan memberikan pelanyan yang lebih baik kepada masyarakat

Peningkatan kapasitas keuangan desa yang diadakan 23 oktober 2025 dibuka oleh bapak kepala desa kedewatan yang sekaligus memberi sambuatan terkait pentingnya peningkatan kapasitas tentang keuangan desa ini diadakan.

peningkatan kapasitas keuangan desa menghadirkan  pemateri dari TAPM Kabupaten Gianyar ,dengan inti materi yaitu,persiapan-persiapan yang mesti dilakukan oleh kaur perencanaan terkait rencana  Prencana pembangunan desa dan rencana  kerja pemerintah desa.

pemateri juga menekankan tugas kaur keuangan desa yang meliputi:
1.Pengelolaan keuangan desa
2.penyusunan anggaran
3.Pelaporan keuangan
4.Pengawasan keuangan 
5.Pengelolaan kas desa
6.Dokumentasi keuangan

diakhir kegiatan diisi dengan sesi duskusi untuk lebih memahami materi yang telah di paparkan utk penyamaan persepsi oleh kaur kasi yang hadir dalam kegiatan peningkatan kapasitas tersebut

Oleh karena itu,peningkatan kapasitas keuangan desa merupakan langkah penting dalam meningkatakan kualitas pengelolaan desa dan meningkatkan keejahteraan masyarakat




Penulis

Eka Yani

Tuesday, 14 October 2025

Mendes Yandri Susanto Masuk 3 Besar Menteri Terbaik Versi Survei SPIN

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal,  (Mendes PDT) Yandri Susanto  menempati posisi ketiga dalam daftar menteri terbaik berdasarkan survei terbaru yang dirilis lembaga Survey & Polling Indonesia (SPIN). Hasil survei ini ramai diberitakan oleh berbagai media online dan menjadi perbincangan publik di media sosial.

Mengutif dari news.detik.com   Dalam survei yang dilakukan pada 1-9 Oktober 2025 di 38 provinsi, Yandri Susanto meraih tingkat kepuasan publik sebesar 66,9 persen, menempati posisi ketiga di bawah Abdul Mu'ti (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah) dengan 67,5 persen dan Amran Sulaiman (Menteri Pertanian) dengan 67,3 persen.

Sejumlah analis menilai, capaian ini tidak lepas dari berbagai program Kemendes PDTT yang menyentuh langsung masyarakat desa, seperti penguatan BUMDes, peningkatan kapasitas pemerintahan desa, dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Selain itu, publik juga menilai Yandri mampu mengoordinasikan berbagai program lintas kementerian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat desa, terutama dalam konteks pengentasan kemiskinan dan pemerataan pembangunan antarwilayah

Capaian Yandri Susanto dalam survei ini menempatkannya sejajar dengan jajaran menteri yang dianggap paling efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, memperkuat posisinya sebagai salah satu tokoh kunci dalam percepatan pembangunan desa di era Prabowo-Gibran.


Ketahanan Pangan di desa

Ketahanan pangan adalah kemampuan suatu negara atau komunitas untuk memenuhi kebutuhan pangan penduduknya secara berkelanjutan. Dalam beberapa tahun terakhir, ketahanan pangan menjadi isu global yang sangat penting karena meningkatnya jumlah penduduk dunia dan perubahan iklim yang tidak stabil. Banyak negara yang masih berjuang untuk mencapai ketahanan pangan, terutama di daerah-daerah yang rentan terhadap bencana alam dan konflik.


Di Indonesia, ketahanan pangan menjadi prioritas utama dalam pembangunan nasional. Pemerintah telah meluncurkan berbagai program untuk meningkatkan produksi pangan, seperti intensifikasi pertanian, pengembangan infrastruktur irigasi, dan penggunaan teknologi pertanian modern. Selain itu, pemerintah juga berupaya meningkatkan akses masyarakat terhadap pangan yang bergizi dan aman melalui program-program seperti bantuan pangan dan pengembangan usaha mikro.


Namun, ketahanan pangan tidak hanya tentang produksi pangan, tetapi juga tentang aksesibilitas dan kualitas pangan. Banyak masyarakat yang masih miskin dan tidak mampu membeli pangan yang bergizi, sehingga mereka terpaksa mengonsumsi pangan yang kurang bergizi. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan meningkatkan akses terhadap pangan yang bergizi dan aman.


Perubahan iklim juga menjadi ancaman besar bagi ketahanan pangan. Kenaikan suhu dan perubahan pola hujan dapat menyebabkan gagal panen dan penurunan produksi pangan. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan sistem pertanian yang adaptif dan tahan terhadap perubahan iklim. Selain itu, penting juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengonsumsi pangan yang bergizi dan aman.


Dalam mencapai ketahanan pangan, peran serta masyarakat sangat penting. Masyarakat dapat berperan dalam meningkatkan produksi pangan melalui kegiatan pertanian urban, mengembangkan usaha mikro pangan, dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya mengonsumsi pangan yang bergizi dan aman. Dengan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, kita dapat mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Kegiatan TPP Kab.Gianyar Rabu 15 Oktober 2025 dikantor desa Blahbatuh

 Kegiatan TPP Kab.Gianyar  Rabu 15 Oktober 2025 rakor dengan tema persamaan persepsi terkait media informasi dan blogspot Desa

PENULIS

NI WAYAN EKA YANI

Rakor TPP Kabupaten Gianyar

 Rapat Koordinasi Tenaga Pendamping Profesional Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (TPP P3MD) Kabupaten Gianyar bulan Mare...